Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘SCOBY’


Bagaimana cara merawat Jamur Kombucha?  

Hotel Kombucha

Ini pertanyaan yang banyak sekali diajukan oleh para Kombucha Brewer (Pembuat Kombucha). Karena setiap kali melakukan fermentasi, mereka akan mempunyai tambahan 1 buah SCOBY Kombucha, sampai akhirnya bingung mau ditaruh dimana SCOBY sebanyak ini. Ada yang memberikannya kepada orang lain, ada juga yang membuangnya. Celakanya ketika suatu saat gagal memfermentasi karena Baby SCOBY-nya terkena jamur (mold), kita tidak mempunyai cadangan Jamur Kombucha dan juga teh biangnya. Jadi, dulu sempat mengalami over stock Jamur Kombucha sampai bingung mau dikemanakan, sekarang malah kekurangan Jamur Kombucha. Bahkan sampai tidak bisa membuat lagi karena benar-benar tidak ada cadangan..

Pernah mengalami hal seperti ini? Jangan kuatir, Anda tidak sendirian.. saya juga pernah mengalaminya koq 🙂

Nah, bagi Anda yang belum pernah mengalaminya, jangan sampai ikut mengalami hal seperti ini. Lebih bijaksana kalau kita selalu menyimpan beberapa lembar SCOBY Kombucha dalam wadah kaca. Kita sebut wadah penyimpanan SCOBY ini dengan “Hotel kombucha”. Jadi, bagaimana cara membuat Hotel Kombucha tersebut?

Nah, ini tips bagi Anda 🙂

(lebih…)

Read Full Post »


Halal

Salah satu pertanyaan terbesar bagi kaum Muslim mengenai Kombucha adalah: “Apakah Kombucha Halal atau tidak?

Banyak sekali situs yang mempertanyakan ini, tapi tidak ada (jarang sekali) orang yang bertanya, “Kalau Kombucha tidak ada Alkoholnya, apakah bisa disebut Halal?”

Nah, pada kesempatan ini saya akan membahas bagaimana caranya membuat Kombucha Non Alkohol. Perlu saya pertegas bahwa “Kombucha Non Alkohol” ini maksudnya adalah membuang Alkohol setelah masa fermentasi. Bukan berarti meniadakan sama sekali Alkohol sejak awal proses pembuatan Kombucha, karena Alkohol memang diperlukan selama masa fermentasi. (lebih…)

Read Full Post »


Tahukah Anda bahwa Teh (Camellia Sinensis) mengandung kafein?

Kafein dalam tiap jenis teh seperti teh hitam atau teh hijau mengandung jumlah kafein yang berbeda, selain itu kandungan kafein dalam minuman teh dapat sangat bervariasi tergantung pada metode penyeduhan dan kepekatan yang diinginkan. Namun rata-rata teh mengandung 20-30 mg kafein per 100 ml.

Bagi sebagian orang, kafein dibutuhkan agar tubuhnya tetap dalam kondisi yang bugar, karena Kafein mempunyai daya kerja sebagai stimulan sistem syaraf pusat, stimulan otot jantung dan meningkatkan aliran darah. Namun bagi sebagian orang, mereka menghindari kafein dalam minuman mereka karena tidak ingin hidupnya tergantung pada zat yang satu ini. Mengapa? Karena seseorang yang tergantung oleh Kafein dapat mengalami gejala seperti rasa lelah, perasaan terganggu atau sakit kepala jika ia tiba-tiba berhenti mengonsumsi kafein. Seseorang yang mengonsumsi kafein sebanyak 100 miligram tiap hari dapat menyebabkan individu tersebut tergantung pada kafein.

Nah, pada artikel ini, saya ingin menyampaikan berita baik bagi penggemar Kombucha yang menolak Kafein dalam Teh Kombuchanya atau disebut sebagai “Kombucha Non Kafein” atau “Decaf Kombucha”. (lebih…)

Read Full Post »


Walaupun  kombucha ini sudah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu dan mulai populer sejak tahun 1992, tapi tetap saja masih banyak orang yang masih belum pernah mendengar tentang Kombucha. Selain itu banyak juga yang menerima informasi atau berpikir yang salah tentang Kombucha. Untuk itu, saya coba untuk menetralisir / mendetox pemikiran-pemikiran yang salah tersebut 🙂

1. Kombucha adalah Jamur!

Ini adalah pernyataan yang salah. Kombucha sebenarnya bukan Jamur. Dalam bahasa Inggrisnya, dia disebut sebagai SCOBY (Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeast), yang berarti: sekumpulan Bakteri dan Ragi membentuk struktur selulosa dan mereka hidup bersama secara simbiotik. Ragi memfermentasi nutrisi dari cairan dimana dia hidup dan membentuk alkohol, dan kemudian bakteri mengubahnya menjadi asam yang menyehatkan bagi tubuh. Lapisan ini disebut juga sebagai Zooglea (lapisan yang hidup).

di Indonesia sendiri, karena kita sudah terbiasa menyebutnya sebagai “Jamur”, dan tidak ada istilah yang tepat untuk menterjemahkan tentang “SCOBY”, maka tetap saja kita menyebutnya sebagai “Jamur Kombucha”. Minimal, kita menyebutnya sebagai “jamur” tapi memiliki dasar pemikiran yang benar.

2. Kombucha dapat menyembuhkan segala Penyakit!

Teh Kombucha sama sekali bukan obat! Kombucha adalah minuman yang ditujukan untuk mempertahankan / meningkatkan kesehatan. Teh Kombucha adalah minuman Probiotik. Apa itu Probiotik? (lebih…)

Read Full Post »


Selain membuat Teh Kombucha, Jamur Kombucha (Scoby) ternyata mempunyai kegunaan lainnya yang mungkin tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya.

  1. Apabila Anda terluka / lecet sehinga berdarah, cuci dahulu luka Anda sampai bersih, lalu tempelkan sedikit jamur Kombucha pada luka Anda, lalu tutup dengan plester (atau biarkan terbuka jika Anda tidak berpergian). Luka Anda akan menutup lebih cepat!

    Indokombucha – Penyembuhan Luka

  2. Wajah Anda berjerawat? Ini Tips yang bagus untuk Anda: (lebih…)

Read Full Post »


Apa itu SCOBY?

Kombucha ukuran M – Diameter 10cm

SCOBY adalah “jamur” Kombucha yang bertugas mem-fermentasi gula pada teh manis menjadi Teh Kombucha.

SCOBY sendiri merupakan singkatan dari “Symbiotic Culture Of  Bacteria and Yeasts”.

Sebenarnya, Scoby atau yang biasa disebut juga sebagai Jamur Kombucha, bukanlah ‘Jamur’ dalam arti kata sebenarnya. Penjelasan detailnya dapat Anda lihat disini.

Kombucha - Carbonated 01(Medium)

Mikroorganisme yang digunakan pada fermentasi teh kombucha adalah campuran dari bakteri Acetobacter dengan khamir yang umumnya spesies Brettanomyces bruxellensis, Candida stellata, Schizosaccharomyces pombe, Torulaspora delbrueckii, dan Zygosaccharomyces bailii.

Berikut adalah gambar dari masing-masing mikroorganisme:
(lebih…)

Read Full Post »

%d blogger menyukai ini: