Feeds:
Pos
Komentar

Menjelang acara Bandung Tea Festival 2011, saya memerlukan banyak sekali botol untuk fermentasi. Tapi botol kaca yang cukup besar kapasitasnya sangat sulit dicari – maksudnya yang mempunyai tutup yang ‘air-sealed-tight’, karena hampir semua produk minuman kemasannya sudah diganti dengan plastik.

Untunglah saya memiliki teman yang orang tuanya memiliki Pub yang cukup terkenal di Bandung, dan saya mencoba membeli beberapa botol Chivas Regal. Ternyata, mulut botolnya tidak seperti biasanya: pada mulut botol ada tambahan berbahan plastik. Tutup botolnya menempel pada bagian ini, jadi bukan pada botol kacanya. Di dalamnya ada 3 buah kelerang kecil yang berfungsi untuk mengatur pengeluaran air supaya tetap kecil. Kalau botolnya dibalik vertikal, air akan berhenti karena terhalang oleh kelerang tersebut. Orang Pub menyebut kelereng itu ‘Gotri’. Saya nggak pernah tahu botol Whisky ternyata tutupnya begitu kompleks.. KEREN! Penasaran dengan cara kerja botol ini, saya coba bongkar sebagai bahan percobaan. Botol Chivas Regal merupakan salah satu botol favorit yang saya modifikasi  untuk dijadikan botol yang kedap udara (karena satu-satunya botol yang berhasil dimodifikasi :D). Anda bisa mempelajarinya disini. Mohon maaf saya menuliskannya dalam bahasa Inggris, karena pertama kali saya menuliskan ini dalam forum Kombucha di Amerika.. (bukannya pamer, tapi terus terang.. saya malas untuk menuliskan ulang dalam bahasa Indonesia, hehe..)

Lanjut Baca »


Setiap tahunnya, pemerintah propinsi Jawa Barat menggelar Festival Teh / Tea Festival. Sudah 5 6 tahun berturut-turut Festival Teh ini diadakan di Bandung. Mungkin karena itulah orang lebih mengenalnya dengan ‘Bandung Tea Festival’. Tahun ini Bandung Tea Festival akan diadakan di Cihampelas Walk pada tanggal 18 – 20 November 2011.

‘Bandung Tea Festival’ tahun ini dirasakan sangat spesial oleh Indokombucha. Kenapa? Lanjut Baca »


Pada artikel sebelumnya yang membahas fungsi Scoby untuk luka, jerawat, pupuk dll, maka kali ini Indokombucha akan membahas fungsi Scoby yang lain dan pasti akan membuat Anda tercengang!

Saya pernah membaca sebuah artikel (saya lupa tepatnya dimana) yang mengatakan bahwa pada masa Perang Dunia Pertama, Scoby Kombucha dipakai sebagai bahan baku membuat sepatu boot! Saya pikir “ah..  masa’ sih?”, saya googling beberapa hari dan tidak menemukan bukti-bukti otentik mengenai hal ini.. sampai saya menemukan foto ini:

Kombucha dijadikan pengganti kulit sarung tangan Baseball

Kombucha dijadikan pengganti kulit sarung tangan Baseball

Lanjut Baca »


Tidak terasa, tanggal 28 Desember 2010, Indokombucha tepat berusia 1 tahun!

Walaupun baru menginjak satu tahun, tapi kami cukup bangga karena situs Indokombucha.wordpress.com sudah dikunjungi lebih dari 16.000 orang dan sudah mulai dikenal juga di mancanegara.

Oleh karena itu untuk merayakan 1 tahun Indo Kombucha kami ingin membuat sesuatu yang berbeda, yaitu dengan mengadakan program yang dinamakan KombuShare – Share the Health, Share the LOVE! Inti dari program KombuShare adalah:

Setiap 1 buah Kombucha yang terjual dalam periode 28 Desember 2010 sampai 25 Maret 2011, Indokombucha akan menyumbang sebesar Rp 15.000 untuk diserahkan ke Panti Asuhan yang memang membutuhkan. “

Anda hanya perlu membeli Kombucha 1x untuk membuat Teh Kombucha seumur hidup, dan 25% dari uang yang Anda belanjakan untuk membeli Kombucha akan diserahkan kepada anak-anak Panti Asuhan.

Bagaimana jika Anda sudah punya jamur / scoby-nya, tapi ingin bergabung untuk menyumbang? Anda  juga dapat melakukannya dengan mentrasfer jumlah yang Anda sumbangkan dan mengirim informasinya via SMS ke 087823451768 atau 91231874.

Oh iya, selain menyumbangkan uangnya, mereka pun akan diberi Kombucha dan starternya supaya anak-anak bisa mengkonsumsi Teh Kombucha secara teratur agar kesehatan mereka terjaga. Apalagi? Kami akan mengajarkan mereka cara-cara pembuatannya dan mengusahakan agar mereka bisa memproduksi Teh Kombucha secara massal, menjual produk Kombucha ini dan uangnya bisa mereka pakai untuk menghidupi mereka sendiri. Asyik khan?

Terus terang, karena ide ini muncul secara mendadak, Panti Asuhan yang  mana belum kami tentukan, tapi yang pasti setiap uang yang masuk dicatat secara transparan akan diupdate di Facebook. Program KombuShare ini sifatnya flexible, tidak mengikat, dan programnya akan terus berkembang. Mungkin saja setelah tanggal 25 maret 2011, program ini akan terus berjalan dengan memfokuskan ke hal yang lain.

Yang pasti, program KombuShare ini perlu dukungan Anda. Tanpa bantuan Anda, program ini tidak bisa berjalan dengan baik. Jadi, mari kita dukung program KombuShare ini. Terima Kasih!

KombuShare – Share the Health, Share the LOVE!

 

Pindah Alamat


Setelah kurang lebih dua minggu sejak Indokombucha mengikuti Lomba Foto yang diadakan oleh Carpe Diem USA, akhirnya kami mendapatkan 1 paket doos besar yang dikirim dari New York. Wah luar biasa senangnya mendapatkan paket dari Amerika yang produknya tidak dijual di Indonesia 😀

Isi dari paket ini memang agak mengagetkan saya. Mungkin lebih tepat disebut ‘ga nyambung’. Kenapa? Karena dalam 1 doos besar itu isinya:
1. Satu petak 30cm x 30cm rumput plastik lengkap dengan bunga-bunga putih kecilnya,
2. Mainan kumbang kepik dari besi yang bisa berjalan kalau sudah diputar per-nya,
3. Pita Carpe Diem berwarna coklat yang lumayan cukup panjang,
4. Polo Shirt Carpe Diem. Karena yang menang adalah foto anak saya (sekarang berusia 4 tahun), maka Polo Shirt yang dikirim juga berukuran untuk anak 4 tahun :D, padahal yang foto khan Bapaknya, hahaha…
5. Pensil bertuliskan Carpe Diem
6. Tempat menyimpan surat/memo terbuat dari kayu yang mempunyai lubang untuk menaruh pensil
7. Brosur dan Kupon Diskon Carpe Diem sebesar USD 0.5
8. CD musik. Saya dengarkan sampai habis.. lagu-lagunya aneh! Aliran New Age Techno ..gitulah! Saya coba menikmati musik ini sampai mengernyitkan dahi.. Acid Jazz saja saya bisa menikmati. Tapi kalau music ini, entahlah.. nuansanya aneh banget!
9. Akhirnya, ini produk yang ditunggu-tunggu: 7 botol Kombucha dengan 3 rasa: Classic (3 botol), Quinche (2 botol) dan Cranberry (2 botol). Inilah yang kami tunggu-tunggu!

Pasti Anda penasaran bagaimana rasa Kombucha Carpe Diem produksi Austria – Jerman yang dipasarkan di Amerika ini. Mari kita bahas.. Lanjut Baca »


Carpe Diem

Begitu judul dari Lomba foto yang diadakan di Facebook oleh Carpe Diem USA dan dikelola oleh Kombucha Kamp. Hadiah utamanya adalah: 7 botol Carpe Diem, CD, Polo Shirt dan goodies lainnya seharga USD 75. Wah.. lumayan nih.. dapat 7 botol Carpe Diem yang konon katanya (kata Pak Robby Badruddin) sangat enak dan mengejutkan! Rasa yang mengejutkan itu bagaimana ya? Image saya langsung nempel ke slogan iklan “Tea with Shocking Soda” :D. Beliau mencoba Carpe Diem saat berada di Jerman. Produk Carpe Diem ini teryata ‘diem’nya di cafe & resto kalangan menengah keatas.

Restoran Carpe Diem di Eropa

Ini yang membuat saya benar-benar ingin memenangkan Lomba ini, karena terus terang saya bingung untuk membuat standar rasa ‘Enak’ untuk Kombucha. Oh ya.. ini impian saya yang ingin saya realisasikan segera: Saya ingin memproduksi Kombucha dalam kemasan seperti Carpe Diem (produksi Red Bull – Banteng Merahnya Kraetingdaeng), Honest Tea Kombucha (produksi Coca Cola), GT’s Kombucha dan produk lainnya yang sudah banyak beredar di Amerika dan Eropa. Lanjut Baca »

Expired Kombucha


Kepada para penggemar Kombucha, mohon maaf karena selama hampir 3 bulan, saya disibukan oleh pekerjaan kantor dan pekerjaan rumah. Selain itu juga saya sedang fokus membuat blog yang baru, yaitu menjual Buku Komik Bekas. Hehehe… nggak nyambung ya? Biarin deh.. namanya juga usaha.. yang penting mah: ‘Halal’ ! (Silahkan bagi Anda yang hendak koleksi buku-buku komik dan novel langka, saya punya lebih dari 1000 judul buku lho.. promosi dulu ah..:D )

Expired Date Kombucha

Oke, kembali ke Kombucha.. Banyak pertanyaan yang diajukan kepada Indokombucha sehubungan dengan umur dari Jamur/Scoby Kombucha: “Jamur Kombucha bisa dipake sampe berapa lama sih?”; “Gimana kita bisa tau Kombucha yang kita pake itu sebenarnya udah rusak atau nggak?” dan pertanyaan lainnya yang nadanya mirip-mirip.. Nah, saya jelaskan ya..

Walaupun Scoby Kombucha tidak akan pernah akan habis (karena akan memproduksi baby Kombucha yang baru setiap kali proses fermentasi), tapi Kombucha yang tua lama-kelamaan akan menjadi tidak produktif dan akhirnya mati. Kalau dalam dunia makanan / obat-obatan, istilahnya: Kombuchanya sudah expired!

Bagaimana cara mengetahui sebuah jamur Kombucha sudah tidak produktif dan mati? Sebenarnya tidak susah-susah amat koq.. Ada 3 cara untuk melihat apakah Kombucha sudah tidak produktif / mati: Lanjut Baca »

%d blogger menyukai ini: