Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Tips and Tricks’ Category


Hotel Kombucha

Hotel Kombucha

Pada artikel “Cara Merawat Jamur Kombucha“, telah disinggung bahwa sangatlah penting untuk miliki sebuah tempat penampungan Baby SCOBY yang dinamakan “Hotel Kombucha”. Hotel Kombucha ini selain untuk tempat penampungan Baby SCOBY, juga berguna sebagai cadangan Jamur Kombucha dan juga Teh Cuka Kombucha.  Jadi jika suatu saat fermentasi kita gagal karena Baby SCOBYnya terkena mold, maka kita masih punya cadangan untuk membuat yang baru.

Kalau ternyata Hotel Kombuchanya sendiri yang kena jamur / mold gimana?

Sebenarnya jika kita merawat Hotel Kombucha dengan benar, kemungkinan untuk terjangkiti mold ini sangat kecil. Kenapa? Karena didalam wadah kaca tersebut, sudah terbentuk sebuah lingkungan yang hanya terdiri dari Bakteri  Kombucha saja. Jika ada bakteri asing masuk dalam wadah ini, maka pasti akan langsung dibasmi!

Pertama-tama, saya akan menjelaskan lebih detail lagi cara membuat Hotel Kombucha. (lebih…)

Read Full Post »


Bagaimana cara merawat Jamur Kombucha?  

Hotel Kombucha

Ini pertanyaan yang banyak sekali diajukan oleh para Kombucha Brewer (Pembuat Kombucha). Karena setiap kali melakukan fermentasi, mereka akan mempunyai tambahan 1 buah SCOBY Kombucha, sampai akhirnya bingung mau ditaruh dimana SCOBY sebanyak ini. Ada yang memberikannya kepada orang lain, ada juga yang membuangnya. Celakanya ketika suatu saat gagal memfermentasi karena Baby SCOBY-nya terkena jamur (mold), kita tidak mempunyai cadangan Jamur Kombucha dan juga teh biangnya. Jadi, dulu sempat mengalami over stock Jamur Kombucha sampai bingung mau dikemanakan, sekarang malah kekurangan Jamur Kombucha. Bahkan sampai tidak bisa membuat lagi karena benar-benar tidak ada cadangan..

Pernah mengalami hal seperti ini? Jangan kuatir, Anda tidak sendirian.. saya juga pernah mengalaminya koq 🙂

Nah, bagi Anda yang belum pernah mengalaminya, jangan sampai ikut mengalami hal seperti ini. Lebih bijaksana kalau kita selalu menyimpan beberapa lembar SCOBY Kombucha dalam wadah kaca. Kita sebut wadah penyimpanan SCOBY ini dengan “Hotel kombucha”. Jadi, bagaimana cara membuat Hotel Kombucha tersebut?

Nah, ini tips bagi Anda 🙂

(lebih…)

Read Full Post »


Wadah Plastik – Apakah Aman untuk Fermentasi?

Perlu diakui bahwa saat ini sulit sekali mendapatkan wadah kaca yang cukup besar untuk melakukan Fermentasi. Banyak wadah yang dahulu mempergunakan kaca, sekarang diganti dengan plastik karena lebih murah, lebih ringan dan lebih aman terhadap benturan.

Lalu, dengan kenyataan ini munculah pertanyaan yang diajukan oleh para Kombucha Brewer: Bolehkah saya menggunakan wadah plastik untuk melakukan fermentasi? (lebih…)

Read Full Post »


Menjelang acara Bandung Tea Festival 2011, saya memerlukan banyak sekali botol untuk fermentasi. Tapi botol kaca yang cukup besar kapasitasnya sangat sulit dicari – maksudnya yang mempunyai tutup yang ‘air-sealed-tight’, karena hampir semua produk minuman kemasannya sudah diganti dengan plastik.

Untunglah saya memiliki teman yang orang tuanya memiliki Pub yang cukup terkenal di Bandung, dan saya mencoba membeli beberapa botol Chivas Regal. Ternyata, mulut botolnya tidak seperti biasanya: pada mulut botol ada tambahan berbahan plastik. Tutup botolnya menempel pada bagian ini, jadi bukan pada botol kacanya. Di dalamnya ada 3 buah kelerang kecil yang berfungsi untuk mengatur pengeluaran air supaya tetap kecil. Kalau botolnya dibalik vertikal, air akan berhenti karena terhalang oleh kelerang tersebut. Orang Pub menyebut kelereng itu ‘Gotri’. Saya nggak pernah tahu botol Whisky ternyata tutupnya begitu kompleks.. KEREN! Penasaran dengan cara kerja botol ini, saya coba bongkar sebagai bahan percobaan. Botol Chivas Regal merupakan salah satu botol favorit yang saya modifikasi  untuk dijadikan botol yang kedap udara (karena satu-satunya botol yang berhasil dimodifikasi :D). Anda bisa mempelajarinya disini. Mohon maaf saya menuliskannya dalam bahasa Inggris, karena pertama kali saya menuliskan ini dalam forum Kombucha di Amerika.. (bukannya pamer, tapi terus terang.. saya malas untuk menuliskan ulang dalam bahasa Indonesia, hehe..)

(lebih…)

Read Full Post »


Pada artikel sebelumnya yang membahas fungsi Scoby untuk luka, jerawat, pupuk dll, maka kali ini Indokombucha akan membahas fungsi Scoby yang lain dan pasti akan membuat Anda tercengang!

Saya pernah membaca sebuah artikel (saya lupa tepatnya dimana) yang mengatakan bahwa pada masa Perang Dunia Pertama, Scoby Kombucha dipakai sebagai bahan baku membuat sepatu boot! Saya pikir “ah..  masa’ sih?”, saya googling beberapa hari dan tidak menemukan bukti-bukti otentik mengenai hal ini.. sampai saya menemukan foto ini:

Kombucha dijadikan pengganti kulit sarung tangan Baseball

Kombucha dijadikan pengganti kulit sarung tangan Baseball

(lebih…)

Read Full Post »


Kepada para penggemar Kombucha, mohon maaf karena selama hampir 3 bulan, saya disibukan oleh pekerjaan kantor dan pekerjaan rumah. Selain itu juga saya sedang fokus membuat blog yang baru, yaitu menjual Buku Komik Bekas. Hehehe… nggak nyambung ya? Biarin deh.. namanya juga usaha.. yang penting mah: ‘Halal’ ! (Silahkan bagi Anda yang hendak koleksi buku-buku komik dan novel langka, saya punya lebih dari 1000 judul buku lho.. promosi dulu ah..:D )

Expired Date Kombucha

Oke, kembali ke Kombucha.. Banyak pertanyaan yang diajukan kepada Indokombucha sehubungan dengan umur dari Jamur/Scoby Kombucha: “Jamur Kombucha bisa dipake sampe berapa lama sih?”; “Gimana kita bisa tau Kombucha yang kita pake itu sebenarnya udah rusak atau nggak?” dan pertanyaan lainnya yang nadanya mirip-mirip.. Nah, saya jelaskan ya..

Walaupun Scoby Kombucha tidak akan pernah akan habis (karena akan memproduksi baby Kombucha yang baru setiap kali proses fermentasi), tapi Kombucha yang tua lama-kelamaan akan menjadi tidak produktif dan akhirnya mati. Kalau dalam dunia makanan / obat-obatan, istilahnya: Kombuchanya sudah expired!

Bagaimana cara mengetahui sebuah jamur Kombucha sudah tidak produktif dan mati? Sebenarnya tidak susah-susah amat koq.. Ada 3 cara untuk melihat apakah Kombucha sudah tidak produktif / mati: (lebih…)

Read Full Post »


Detoks

Detox

Sadar atau tidak sadar, setiap hari tubuh kita mengumpulkan racun sedikit demi sedikit. Boleh dibilang hampir tidak mungkin untuk bisa menghindari kontak dengan beberapa bentuk racun setiap hari. Kualitas udara yang semakin hari semakin kotor karena polutan dari asap rokok, kendaraan bermotor, asap industri dan debu masuk melalui pernafasan kita. Selain itu, makanan yang kita makan pun banyak yang dapat merugikan tubuh, seperti: makanan yang mengandung bahan pengawet, pestisida, zat pewarna dan perasa buatan.

Jika racun tersebut dibiarkan menumpuk di dalam tubuh dan tidak segera dihilangkan dapat merusak organ-organ dalam tubuh, seperti hati, ginjal, pembuluh darah, hingga jantung. Kalau sudah demikian, penyakit-penyakit berat akan muncul, seperti: alegi, radang sendi, obesitas, diabetes, aterosklerosis, PMS, masalah pecernaan, pengerasan hati, gangguan ginjal, kanker serta penyakit kanker.

Lakukan dengan Detoksifikasi

Sebenarnya tubuh kita memiliki kemampuan untuk menetralisir dan membuang racun yang masuk, yaitu oleh hati dan ginjal. Hanya saja, karena banyaknya racun dalam tubuh membuat kedua organ tersebut kerja terlalu berat dan akhirnya tidak bekerja secara optimal. Karena itu perlu usaha lain dalam membuang racun yang dikenal dengan istilah “Detoksifikasi” atau singkatnya “Detox”

Di Klinik-klinik kesehatan dan kecantikan banyak menawarkan program detoksifikasi. Namun sebenarnya ada cara yang sebenarnya dapat kita lakukan sendiri, dan biayanya juga jauh lebih murah, yaitu: (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »

%d blogger menyukai ini: