Feeds:
Pos
Komentar

Pindah Alamat


Pindah Alamat


Hotel Kombucha

Hotel Kombucha

Pada artikel “Cara Merawat Jamur Kombucha“, telah disinggung bahwa sangatlah penting untuk miliki sebuah tempat penampungan Baby SCOBY yang dinamakan “Hotel Kombucha”. Hotel Kombucha ini selain untuk tempat penampungan Baby SCOBY, juga berguna sebagai cadangan Jamur Kombucha dan juga Teh Cuka Kombucha.  Jadi jika suatu saat fermentasi kita gagal karena Baby SCOBYnya terkena mold, maka kita masih punya cadangan untuk membuat yang baru.

Kalau ternyata Hotel Kombuchanya sendiri yang kena jamur / mold gimana?

Sebenarnya jika kita merawat Hotel Kombucha dengan benar, kemungkinan untuk terjangkiti mold ini sangat kecil. Kenapa? Karena didalam wadah kaca tersebut, sudah terbentuk sebuah lingkungan yang hanya terdiri dari Bakteri  Kombucha saja. Jika ada bakteri asing masuk dalam wadah ini, maka pasti akan langsung dibasmi!

Pertama-tama, saya akan menjelaskan lebih detail lagi cara membuat Hotel Kombucha. Lanjut Baca »


“Mas, Kombucha itu sudah ada penelitiannya belum sih?”

“Mas, sebenarnya Kombucha sudah ada uji klinisnya belum?”

Ini pertanyaan yang seringkali ditanyakan. Kalau Anda teliti komentar-komentar di bawah artikel, ada beberapa pertanyaan serupa, dari Bpk/Ibu Ca_Moe, Bpk Yosef Yusman dan beberapa orang lainnya. Di dunia maya pun, banyak yang mengatakan bahwa Kombucha itu ‘bermanfaat bagi manusia, tapi tidak ada uji klinisnya’.

Salah satunya adalah artikel dari Yayasan Spiritia. Saya copy-paste sebagian dari artikelnya..

Kombucha pada manusia – tidak ada bukti

Sayang sekali, belum ada penelitian yang dirancang dengan baik untuk menilai dampak teh Kombucha pada kesehatan manusia. Teh Kombucha diyakini memiliki serangkaian besar manfaat pada kondisi kesehatan berikut ini:

  • artritis
  • tekanan darah di atas normal
  • kanker
  • infeksi HIV

Juga ada pengakuan bahwa teh Kombucha dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  • mengurangi jerawat
  • menghilangkan kerut wajah
  • mengembalikan uban ke warna rambut yang semula

Yang mengherankan, seluruh pengakuan tentang manfaat Kombucha pada manusia tidak pernah diuji coba secara klinis…. Edit terakhir: 18 Juli 2009

Sumber: http://spiritia.or.id/news/bacanews.php?nwno=1515

Lanjut Baca »


Bagaimana cara merawat Jamur Kombucha?  

Hotel Kombucha

Ini pertanyaan yang banyak sekali diajukan oleh para Kombucha Brewer (Pembuat Kombucha). Karena setiap kali melakukan fermentasi, mereka akan mempunyai tambahan 1 buah SCOBY Kombucha, sampai akhirnya bingung mau ditaruh dimana SCOBY sebanyak ini. Ada yang memberikannya kepada orang lain, ada juga yang membuangnya. Celakanya ketika suatu saat gagal memfermentasi karena Baby SCOBY-nya terkena jamur (mold), kita tidak mempunyai cadangan Jamur Kombucha dan juga teh biangnya. Jadi, dulu sempat mengalami over stock Jamur Kombucha sampai bingung mau dikemanakan, sekarang malah kekurangan Jamur Kombucha. Bahkan sampai tidak bisa membuat lagi karena benar-benar tidak ada cadangan..

Pernah mengalami hal seperti ini? Jangan kuatir, Anda tidak sendirian.. saya juga pernah mengalaminya koq🙂

Nah, bagi Anda yang belum pernah mengalaminya, jangan sampai ikut mengalami hal seperti ini. Lebih bijaksana kalau kita selalu menyimpan beberapa lembar SCOBY Kombucha dalam wadah kaca. Kita sebut wadah penyimpanan SCOBY ini dengan “Hotel kombucha”. Jadi, bagaimana cara membuat Hotel Kombucha tersebut?

Nah, ini tips bagi Anda🙂

Lanjut Baca »


Wadah Plastik – Apakah Aman untuk Fermentasi?

Perlu diakui bahwa saat ini sulit sekali mendapatkan wadah kaca yang cukup besar untuk melakukan Fermentasi. Banyak wadah yang dahulu mempergunakan kaca, sekarang diganti dengan plastik karena lebih murah, lebih ringan dan lebih aman terhadap benturan.

Lalu, dengan kenyataan ini munculah pertanyaan yang diajukan oleh para Kombucha Brewer: Bolehkah saya menggunakan wadah plastik untuk melakukan fermentasi? Lanjut Baca »


Bandung Tea Festival 2011 sudah berakhir tanggal 20 November 2011 kemarin. Festival yang bertajuk ‘Sumanget Teh Nusantara’ ini benar-benar luar biasa berharga. Animo masyarakat Bandung dan sekitarnya pun sangat baik. Walaupun hujan turun beberapa kali dalam seharinya, tidak membuat masyarakat urung dalam mengunjungi 25 booth yang ada.

Pembukaan yang seharusnya dimulai pukul 10 pagi mengalami penundaan 2x, dan akhirnya resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Bapak Dede Yusuf pada pukul 16.00. Pada pidatonya beliau mengatakan bahwa Masyarakat Jawa Barat diharapkan semakin kreatif dalam mengolah Teh. Teh jangan dijadikan sebagai minuman saja, tetapi diharapkan bisa digunakan sebagai bahan olahan lain, misalkan saja Macaroni Tea atau apapun sehingga bisa mendongkrak nilai jual dari Teh tersebut.

Setelah berpidato dan disusul oleh acara pembuka lainnya, Bapak Wakil Gubernur berkesempatan mengunjungi setiap booth mulai dari booth nomor 1. Pada saat Beliau mengunjungi booth Indokombucha, Pak Dede Yusuf sempat terheran-heran melihat Kombucha. “Wah, apa ini?” Saya menjelaskan singkat apa itu Teh Kombucha dan juga kegunaannya. Pada saat mencicipi Teh Kombucha, beliau bertanya, “ini beneran teh ya? Seperti apa ya? mm.. Kalau di Jepang mungkin ini seperti Sake kali ya? Rasanya unik!” Sejujurnya saya sendiri belum pernah mencicipi Sake, jadi saya jawab aja sekenanya, “oh begitu ya?” hahaha..:))

Lanjut Baca »


Halo teman-teman,

Untuk mendukung suksesnya ‘Bandung Tea Festival‘ pada tanggal 18 – 20 November 2011 dan juga sesuai dengan misi dari Indokombucha, yaitu memperkenalkan Kombucha kepada masyarakat Indonesia seluas-luasnya’, Indokombucha mengadakan sebuah Seminar yang bertajuk ‘Segalanya tentang KOMBUCHA’

Seminar ini akan dilaksanakan pada:
Hari / Tanggal : Sabtu, 19 November 2011
Lokasi: Sensa Hotel, Shanghai Room lantai 3
Cihampelas Walk (Ciwalk) – BANDUNG
Waktu: 16.00 – 17.30 WIB
Biaya: Rp 30.000/personel

Apa yang  akan Anda dapatkan dari Rp 30.000 ini? Lanjut Baca »

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 138 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: