
Hotel Kombucha! – 01

Hotel Kombucha! – 02

Hotel Kombucha! – 03

Kombucha ukuran S tebal 2cm - 01

Kombucha ukuran S tebal 2cm - 02

Kombucha ukuran M - Diameter 10cm

Kombucha - Permukaannya Mengkilap

Kombucha - Carbonated - 01

Kombucha - SCOBY and Yeast (Ragi)

Big Kombucha! Diameter 25cm; Tebal 2,5cm; Berat 1,082kg

Monster Kombucha! Diameter 25cm; Tebal 5cm; Berat 1.7kg!
Like this:
Be the first to like this page.
kak arsen yg baik..lia adalah pemula pecandu kombucha. lia ingin lebih dalam mengetahui hal ihwal kombucha. lia sekarang kelas 1 smp. lia tahu dari famili jauh lia di papua. kalau kakak gak keberatan apa boleh lia minta resep kombucha jenis minuman yang bening itu. lia mencoba fermentasi dari lempengan jamur tante tapi hasilnya keruh. satu lagi cara membudidayakan scoby nya kok gak bisa putih spt punya kakak padahal lia pake green tea bag. kakak yg baik di papua masih lagka. gimana caranya agar lia bisa menyebar luaskan pengetahuan ini ke famili lia yg lain, lia kan pengn pintar spt kakak. sebelumnya makasih ya kakak yg baik hati. salam
Dik Lia yang pintar…
Terus terang, Lia adalah penggemar Kombucha yang paling kecil yang kakak kenal, hehehe…. tapi luar biasa keingintahuannya. Inilah calon pemimpin Indonesia di masa depan!
Sebenarnya, tidak ada ‘resep rahasia’ untuk membuat Teh Kombucha. Lia bisa membuatnya dari Green Tea, Black Tea, Red Tea atau teh-teh lainnya. Dari percobaan-percobaan, Lia akan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Kenapa bisa keruh? Dan bagaimana membuat Jamur Kombucha jadi putih? Nah ini pertanyaan yang baik sekali! Kakak akan membahasnya dalam satu postingan khusus! Tunggu aja tanggal mainnya, kakak sedang bikin konsepnya.
Nice photos!
salam hormat,
pa Arsen sy penggemar baru kombucha,wlaupun bbrp th lalu smpat konsumsi. sy mau tny…sy dpt bibit kombucha tp kog tdk bulat dan putih bersih spt yg ada digbr y? trus klu br mau bwt teh kombucha dlm bbrp hari pertama apakah memang mengeluarkan buih?
thanx utk artikel2ny yg sangat bermanfaat…
maju terus kombucha
Pak Endy,
Terima kasih sudah berkunjung ke indokombucha.wordpress.com
Sebenarnya kalau masalah bentuk, itu tergantung dari tempat fermentasinya. Kalau disimpan di mangkok yang bentuknya bulat, maka scoby / jamur akan berbentuk bulat. Kalau tempatnya berbentuk bintang, maka scoby-nya pun akan berbentuk bintang
Soal warna.. memang ini ada trik khusus, tapi yang pasti tidak menggunakan zat pemutih / kimia apapun. Prinsip dasarnya adalah: Jamur Kombucha bisa tumbuh bukan hanya di media air Teh saja, tapi yang penting: Air! (Di air kopi juga bisa! Ini malah bagus untuk menurunkan kolesterol! Nanti saya bahas dalam artikel selanjutnya..)
Dan kalau setelah beberapa hari muncul buih.. itu adalah proses yang normal karena bakteri dan ragi sedang dalam proses karbonasi. Bapak bisa lihat di foto-foto saya pun ada buih-buih yang muncul. Banyaknya buih tergantung dari tingkat keasaman. Semakin asam biasanya buihnya semakin banyak.
Silahkan, perhatikan proses fermentasi selama 1 minggu: Bapak akan melihat buih yang muncul dan tumbuhnya scoby baru di lapisan atas makin menebal. Menurut saya, ini pengalaman yang mengasyikan.. dan juga menyehatkan!
pada pembuatan terakhir saya tumbuh jamur blog warna pputih dan butiran hitam pada baby kombucha yang mengapung di permukaan teh. rasa teh sudah asam. Dalam kondisi sudah 7 hari fermentasi dan rasa teh sudah agak asam. Apakh menurut Bpk. Arsen teh kombucha tersebut masih boleh diminum?. Mohon tanggapan terima kasih.
sansan
Bu Sansan,
Yang dimaksud tumbuh jamur blog warna putih dan butiran hitam pada baby kombucha apakah yang seperti ini ?
Kalau benar, berarti baby kombucha Anda ditumbuhi oleh jamur! Saya sarankan sih lebih baik seluruh isi dan baby kombuchanya dibuang dan buat yang baru.
Anda dapat membaca artikelnya disini.
Tapi kalau bukan..
. Titik hitam mungkin ada kotoran / serangga (semut / lalat buah) yang masuk, mati dan kemudian dilapisi oleh jamur kombucha.
Berarti Kombucha Anda selamat dan bisa dinikmati
mau tanya nih, berarti klo kita bikin kombucha pake air doang bisa? soalnya klo pake teh kan ada kateinnya, yg bisa bikin jantung beedebar pd org yg punya masalah dg jantung. Klo pake kopi, jamur nya jadi hitam dong, apa gak perpengaruh pada jamurnya?, maksudnya bakteri sama yeast nya gak mati?. Jadi pengen punya jamur yg bentuknya bintang
, cuma kalau bisa bikin jamur yang tebal, memberikan kepuasan tersendiri. Oh ya kalau saya beli 5 biji yg ukuran M, berapa yach harga + ongkirnya ke banjarmasin?
Oh ya, boleh dong tau rahasianya supaya jamurnya bisa tebal?, bukannya bermaksud mau menyaingin bisnis pak Arsen
Bikin Air Kombucha (bukan Teh Kombucha) bisa saja, tapi taste-nya bakalan nggak enak, karena cuma asam aja, nggak ada wangi2 tehnya. Sebenarnya Kafein pada teh bisa dibuang koq. Saya sudah tulis artikelnya disini, silahkan dipelajari
Untuk membuat Kombufee (Kombucha Kopi), memang warnanya hitam, dan jamurnya pun jadi warna abu-abu/coklat. Bakteri dan Ragi/Yeast sih normal2 aja, cuma jadi agak negro, hehehe..
Untuk membuat jamur yang tebal sih nggak perlu rahasia-rahasiaan.. Memang punya kepuasan sendiri kalau punya jamur yang tebal. Saya memang sengaja membiarkan teh difermentasi selama 4 bulan! Hasilnya… Kombucha setebal 5cm (Record untuk saya pribadi, hehehe…), dan nggak saya jual, untuk koleksi pribadi juga
Ongkos kirim ke Banjarmasin Rp 16rb pak (atau bu?). Kombucha ukuran M-nya @Rp60.000, jadi totalnya Rp 316.000,00
Pembayarannya via bank BCA
Terima kasih atas kunjungannya
Dalam waktu dekat saya akan menulis artikel lainnya. Jadi silahkan datang lagi ke blog Indokombucha.wordpress.com
Hm… apa yach rasanya combufee, mau coba ach bikin


Lamanya penyimpan 1 bulan ya? dan airnya gak boleh diganti ya?
Bener nih pak Arsen ongkir nya cuma 16 ribu, 5 biji itu = 1 kg ya?
Klo 10 biji = 616 ribu ya?
Saya mau beli 10 biji, + bonus ya Pak Arsen
Satu lagi nih pertanyaan saya, kalau mau bikin bibit setebal 1 cm itu, harus disimpan ditempat gelap dan hangat? kayak bikin tape?
Betul ke Banjarmasin dengan Pandusiwi itu 1kg pertama Rp 16rb. Kelipatan 1kg berikutnya Rp 15rb.
Untuk detailnya saya kirim email langsung saja ya..
Thanks
salam hormat,
ni sy datang lagi pk Arsen mau tanya, prcoba’n pmbuatan teh jamur scoby sy yg prtama gatot(gagal total) pr Arsen” soalny timbul bercak2 warna putih saat proses fermentasi, sy agk takut utk nrusin frmentasi jd lngsung sy buang,
tp sy tdk putus asa.. kmudian sy coba bli bibit jamur scoby yg baru lg, tp pmbelian yg k 2 ini laen bibitnya pk Arsen sy liat dr bentuknya sperti potongan2 kecil jamur scoby berwarna agk coklat yg d kemas dlm plastik kecil trtutup rapat, sy tanya pnjualnya katanya hnya tinggal mmbuat teh dlm toples saja trus lngsung kmudian bibit itu d cmpur dengan tehnya hingga 7 hari” sy ikuti ptunjuknya, tp stelah sy campur dan sy tunggu proses fermentasi smpai kira2 11 hari, trnyata jdi dan bentuknya sm seperti jamur scoby tp bentuknya sangat tipis seperti kain, dan warnanya putih menyatu dengan biang yg ptongan jamur scoby yg saya campur dulu, sehingga warnya campur putih bercampur dengan coklat dan bentuknya pun tidak rata sebagian tipis dan sebagian agak tebal yg bercampur dengan potongan biang jamur scoby sbelumnya”
apakah jamur scoby buatan saya ini bermasalah dan harus dibuang atau tidak apa2(normal2 saja)…????
bau air tehnya pun sm sperti bau asam dan berwarna kuning.. tp terus terang sy msi agk takut utk meminumnya.
Halo Mas Burhan,
Sebenarnya bentuk jamur/scoby kombucha tidak ada masalah: mau bulat, persegi, berbentuk bintang (hehe.. saya mau buat scoby bintang ah!). Apapun bentuknya, hasilnya pasti sama
.
Nah, untuk baby scoby yang masih tipis seperti kain, padahal sudah 11 hari fermentasi, ada beberapa kemungkinan:
1. Bentuk Stoples. Mungkin tempat fermentasi lebih berbentuk seperti mangkok daripada botol. Mulut Mangkok lebih lebar dan lebih dangkal dibanding botol, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membentuk jaringan baru dibanding jika ditempatkan di toples yang mirip botol (diameter mulut lebih kecil dan lebih dalam).
2. Suhu. Jika ruangan tersebut dingin (karena lembab, kurang kena sinar matahari atau berada dalam ruang ber-AC), maka pertumbuhan baby scoby akan lebih lambat dibandingkan dengan suhu ruangan yang agak hangat. Kalau hasil fermentasi yang pertama terdapat bercak-bercak putih, mungkin penyebabnya adalah karena ruangan yang lembab / kurang bersih (berdebu, ada lalat buah masuk dsb).
3. Tehnya kurang manis. Jika Mas Burhan membuat tehnya agak kurang manis, maka biasanya tekstur dari baby scoby akan tipis dan tebal (tidak merata).
Soal baunya asam dan berwarna kuning itu memang normal Mas. Warna kuning mungkin karena waktu menyeduh tehnya kurang lama. Silahkan dicoba!
Tanya lagi: Stoplessnya dari kaca khan Mas? bukan dari plastik? Karena kalau plastik (apalagi yang bukan food grade), asam dari teh Kombucha bisa mengoksidasi bahan plastik sehingga bisa berbahaya bagi tubuh.
Semoga bisa menjawab keraguannya
iya dari kaca pk Arsen,
sy pke Botol kaca sisa dari sirup marjan yg sudah habis, kmudian sy cuci bersih, keringkan dan d pke bwt fermentasi jamur scoby, sdngkn ttup kainy sy rangkap 4 kmudian d bungkus dengan karet gelang biar kuat” utk penempatan sy tmpatkn d lemari yg trtutup en agk gelap(kurang cahaya).. karena kata penjualny: kalau terkena sinar matahari atau air tehnya trlalu panas maka jamur scobynya akan mati.
sedangkan utk tehnya sy buat pke gula merah krg lbih 1 genggam shingga sbanyak appun rsanya jg tidak sberapa manis” soalny mnrut pnjualny kalo pake gula pasir mmg ad khasiatny tp lbih brkhasiat lg kalo tehny pake’ gula batu drpd gula pasir..
mendengar jawaban dari pk Arsen tadi sy jadinya lbih lega..
mo tnya lg pk Arsen untuk bsa mmpercepat proses fermentasi dan pertumbuhan jamur scoby sbaiknya d tempatkan d tmpat yg bagaimana pk..???
Mas Burhan,
Untuk mempercepat proses fermentasi bisa dilakukan cara berikut:
1. Taruh wadah fermentasi di tempat yang bersuhu ruangan hangat. Kalau di luar negeri (terutama pada saat winter), mereka menaruh wadah di dalam air (sampai batas leher wadah) yang diberi heater (untuk aquarium) dan suhunya diset sampai 28o Celcius. Kalau di Indonesia, karena negara tropis, cukup ditaruh di tempat yang tidak lembab, memiliki ventilasi udara yang cukup dan tidak terkena sinar matahari secara langsung.
2. Jangan ditutup terlalu rapat, biarkan ada udara masuk, tapi jangan sampai lalat buah bisa masuk ke dalamnya.
Kalau saya biasanya menutup dengan kain katun 1 lapis saja dan diberi karet gelang pinggirannya. Diatas kain saya taruh sepasang sumpit dan ditutup lagi dengan penutup. Fungsinya: A. Supaya udara masih bisa masuk, B. Debu tidak akan menempel permukaan kain.
3. Supaya fermentasi lebih cepat, air teh starter sebaiknya yang sudah menjadi cuka kombucha. Berdasarkan pengalaman pribadi saya, air teh manis yang diberi scoby dan air starter yang sudah menjadi cuka (usia 3-4bulan), dalam waktu 8 hari, baby kombucha sudah setebal 1cm!
Selama ini setiap ada yang memesan Kombucha, saya selalu memberikan cuka kombucha yang sudah berusia 3-4 bulan. Memang ini sudah tidak bisa diminum, tapi untuk dijadikan starter akan baik sekali hasilnya
Coba deh! Nanti kabari hasilnya ya?
halo pk arsen,
ni nymbung yg dlu, sy sdh buat cuka kombucha krng lbih usianya skitar 2 bln pak ap msi krng atw dah ckup utk pembuatan starter jamur scoby atw msti nunggu smpe 3-4 bln utk pmbuatan jamur scoby pk,???
Oia tp warnany jg laen pak sm yg sbelum, utk cuka kn cman pke air dan gula aj y pak, warna baby scobynya jdi putih klo yg sblmny msi normal brwarna coklat pak…
sm ni jg ad prtanya’n dr tetangga sy, yg prnh sy ksi incip 1 gelas mnuman jamur scoby sy pk” dy kn udh sy ksi tau ap ja kguna’n maupun khasiat dr jamur scoby ini pk”
lah dia (tetangga sy) bilang,” kalo misalkn minuman teh jamur scoby ini saat minum apa boleh di campur madu, atw telur mentah gtuh smua itu kn bsa baik untuk ksehatan,..????
wah klo prtanya’nnya seperti ini, nanti dulu sy tanyakan dulu ke ahlinya ( pk arsen ) mksdunya, hehe..
Halo Mas Burhan!
Wah, ternyata sedang semangat-semangatnya bikin Kombucha ya? Good Spirit! Keep on going!
Sebenarnya Teh Kombucha umur 8-12 hari pun sudah bisa dijadikan starter, tapi memang saya pribadi sengaja membiarkan Teh menjadi Cuka Kombucha supaya lebih baik lagi hasilnya. Coba saja dicicip, sudah asam sekali khan? Nah, berarti teh Kombucha yang Mas Burhan buat sudah menjadi Cuka Kombucha.
Kombucha dicampur madu boleh.. enak koq. Nah kalau dicampur telur mentah, begitu dicampur langsung diminum sih nggak apa-apa, tapi jangan ikut di-fermentasi ya! Soal rasanya sih saya nggak jamin..
met malem pa,,, saya mu ikutan gabung,,
td siang swaktu abis sholat jum’at ,pas kluar mesjid biasa kan ramai pedagang,, nah ada satu pedagang yg ramai di kerebutin,, pas saya lihat,, eh pedagang kombucha,, tertarik rayuan pedagang itu saya beli,,, tp tunggu sepi orang2 biasanya bakal tambah turun harganya,,
kebetulan ,, akhirnya ,,, saya nawa pulang jg ,, dengan harga yg paling murah,,dapat bonus lagi,,
sampai kantor, saya gratakan di pentry,,cari toples,, nah dapet juga, saya mulai uji coba,,, sesuai petunjuk pa pedagang td,,
dari tulisan di atas ,,saya menemukan beberapa hal berbeda dari petunjuk pa pedagang td,,.:
1.kata pa pedagang,” tutup yang rapat,,pake tutup toplesnya klo untuk konsumsi airnya setelah 7hari sudah siap minum,,klo mau untuk di budidyakan,tutup nya pake kain setelah kira2 dua bln,, akan menghasilkan kombucha baru
“” setelah saya baca, artikel diatas, saya buru2 ngecek kombuchanya,,pas saya mau ganti dengan kain ,,baunya sudah brubah,, saya coba rasa tehnya ,ternyata sudah masam,,,
nyambung lagi ya pak,,, mau pulang ,,eh hujan,
langsung ja ya pak,, pertanyaan saya pak,,,, apa secepat itu prosesnya? itukan kira2 baru sekitar 3 jam,,
2.kata pa pedagang td,:”cuka asam td masih bisa di minum,,tp rasanya akan kecut sekali,,kalo mau di campur minuman lain,,katanya cuka asamnya sama dengan cuka apel yg terkenal itu,, walau saya ga pernah tau,, saya ngheueh aja,,
Apa betul demikian pa?
trus yang baguspake gula pasir apa gula merah,,?
makasih ya pak sebelumnya,,,,ini termasuk hal baru bwt saya ,,, mohon petunjuk,, saya tertarik untuk mengembangkan,, sapa tau bisa jadi bisnis sampingan,,,,
“”oh iya pak air yg td sudah masam,, saya langsung minum,, gapapa lh ngurangin beban pulang maklum,,masih kelas helm,, tp airnya enak,, kaya yg td saya coba di mesjid,,,”"
sekali lagi terimakasih pak ,,, selamat malam….!!
Pa Sulhan,
Terima kasih sudah berkunjung ke indokombucha.wordpress.com
Memang ada beberapa versi dalam pembuatan Kombucha pak.. Ada yang bilang kalau fermentasi harus ditutup rapat, ada juga yang bilang hanya ditutup oleh kain saja.
Saya sudah mencoba 2-2nya, dan keduanya memang hasilnya sama. Tapi kalau ingin jamurnya lebih tebal, sebaiknya wadah hanya ditutup oleh kain.
Kalau ingin menggunakan metode tutup rapat bisa saja, tapi dengan syarat: wadahnya masih ada ruang udara (tidak terisi penuh), karena kalau terisi penuh, maka kombucha tidak dapat bertumbuh secara maksimal.
Nah.. mengenai teh yang Bapak coba ternyata sudah asam: Karena air teh starter dari si penjual sudah menjadi cuka, maka ketika sudah dicampur dengan air teh pun, rasanya airnya pun pasti sudah terasa agak asam sedikit. Namun demikian, proses fermentasi harus tetap dilakukan, paling tidak selama 7 hari pak karena si SCOBY (jamur Kombucha) belum ‘menunaikan tugasnya’ untuk memfermentasi teh manis. Kalau Bapak minum, berarti Bapak sebenarnya hanya minum teh manis saja, khasiat dari Teh Kombucha tidak bisa Bapak dapatkan.
Mengenai gulanya, itu pun sesuai selera. Ada yang senang menggunakan gula putih, ada yang menggunakan gula batu, ada juga yang menggunakan gula merah. Tapi kalau saya sendiri menggunakan gula putih, karena kalau gula merah nanti hasilnya akan menjadi keruh, saya kurang suka tampilannya; Sedangkan kalau menggunakan gula batu.. mahal! hehehe…
Demikian penjelasan dari saya, semoga bisa dimengerti
ma’f menyela pk arsen, sy pengen sharing dkit ga papa kn pak..
sy udh uji coba dkit mengenai jamur scoby prcoba’n gula merah dgn gula pasir trnyata hasil agk berbeda pak..
dr segi rasa : gula merah rsa asamnya lebih kuat dr pd gula pasir
dr segi aroma : gula merah baunya lebih menyengat drpd gula pasir
dan dr segi bentuk jg : jamur scoby hasil gula merah tampilanya agk lbih ga karuan ga rata (sdikit jelek) drpd jamur scoby hasil gula pasir lebih bagus rata dam tebal, nah yg sy tanyakn ni pk??
mengenai khasiatnya nih pak, dr berbagai segi tadi apakah pengaruh khasiatnya tergantung dari gulanya tadi ap enggak pak.. atw ttp sama khasiatnya gak ad bedanya baik gula merah maupun gula pasir sma2 brkhasiat” ga ada mn yg paling berkhasiat atw mn yg krng brkhasiat pk..
trimakasih..
Mas Burhan,
Thanks buat sharing pengalamannya..
Memang gula merah cenderung menghasilkan asam yang lebih kuat, karena beberapa hal ini:
1. Gula merah pada dasarnya memiliki kadar glukosa yang lebih tinggi dibanding gula putih, sehingga dalam waktu yang bersamaan glukosa yang diproses oleh ragi dan alkohol yang diproses oleh bakteri lebih banyak dibandingkan gula putih.
2. Baunya lebih menyengat karena bahan dasar gula merah (aren) mempunyai aroma yang lebih kuat dibanding gula putih (tebu).
3. Karena gula merah menghasilkan endapan, maka teh cenderung lebih menghasilkan ragi yang lebih banyak karena Ragi berusaha membungkus endapan tersebut. Dampaknya adalah: proses karbonasi pada fermentasi teh – gula merah lebih tinggi sehinga menghasilkan gelembung yang lebih banyak. Pada akhirnya scoby yang dihasilkan juga kurang bagus karena terganggu oleh gelembung yang dihasilkan oleh endapan. Warnanya pun cenderung lebih coklat dibandingkan gula putih.
Tentang khasiat:
Pada dasarnya khasiat yang dihasilkan adalah sama. Tapi masalah efektifitasnya mungkin berbeda. Seperti contoh kasus pembuatan Kombucha menggunakan air Kopi. Kedua-duanya (kombucha air teh dan air kopi) sama-sama bisa menurunkan kolesterol, tapi ternyata air kopi (berdasarkan penelitian yang saya baca) dapat menurunkan kadar kolesterol lebih cepat dalam tubuh dibandingkan dengan air teh.
Mungkin dalam kasus gula merah juga sama terhadap penyakit / gangguan lainnya, tapi belum dipastikan terhadap apa, karena sampai saat ini saya belum mendapat informasi tersebut…
met mlem pk Arsen,
ni sy da prtanya’n lagi sputar pmbuatan teh jamur scoby pk, pd pembuatan teh fermentasi sbelumnya warna teh hasil fermentasi yg saya buat slalu ada 2 macem warna yaitu kalo gak berwarna coklat teh ya berwarna kuning stelah Qra2 sy fermentasi selama 14-18 hari, nah pd pmbuatan yg trakhir sy skrng ini, ada slah 1 toples dr skian bnyak toples teh jamur scoby buatan sy itu yang air hasil fermentasinya berwarna putih kcoklatan dikit, warnanya itu sy perkirakan sm persis kayak air susu jahe pak.. jadi berwarna putih susu bkn coklat teh maupun kuning..
soal aroma sy belum tau karna sy buat tehnya pake gula pasir, jadi aromanya tdk sbarapa menyengat kayak gula merah..
apakah air teh jamur scoby saya yg berwarna agak keputihan itu bermasalah atau tidak pak” soalny trus trang sy agk takut klo mau mencicipi rasanya..??
jamurnya tetap sama kyak jamur-jamur scoby buatan sy yg laen pak, cuman air hasil fermentasinya aj yg beda, yg 1 brwarna coklat teh normal en yg 1 lg warnanya agak putih seperti susu..
warnanya bisa berubah seperti itu disebabkan krna ap..???
skian trima kasih..
Waduh sorry baru balas.. Sudah saya approve commentnya, tapi saya lupa balas! hehe… Langsung saya jawab ya..
Warna dari air hasil fermentasi bisa berbeda-beda karena banyak hal:
1. Jenis teh (teh hitam, teh hijau, teh putih, dll)
2. Jenis gula (gula putih, gula merah, gula batu, gula bubuk, gula aren, gula saccarine, dll)
3. Kandungan air (mineral-mineral yang terkandung dalam air)
4. Suhu udara & cuaca.
5. Gabungan dari 1-4 dan ditambah lagi dengan kadar pekat/tidaknya teh, gula & mineral!
Semuanya itu normal.. Dan kalau warnanya agak semu putih, didiamkan beberapa hari biasanya endapannya akan turun.
Yang pasti, Kombucha itu unik! Setiap kali melakukan fermentasi, hasilnya suka berbeda-beda. Airnya bisa jadi kuning, coklat tua, keruh atau jernih. Selain itu pun Baby Kombuchanya bisa berbeda-beda pula.. Satu kali baby kombucha-nya bersih mulus, lain kali bisa berbintik2, bergelembung2, tipis, tebal, berlapis2, atau hanya 1 lapisan yang keras dan padat!
Itulah yang membuat saya excite dalam membuat dan melakukan experimen dengan Kombucha! Dan jangan kuatir, selama pembuatannya bersih, terbebas dari Mold (mould / jamur yang tumbuh di atas baby kombucha), maka hasilnya pun akan baik untuk tubuh..
Have Fun!
pak saya mau nanya nih,saya newbie dalam buat teh kombucha dan saya kebetulan dapat SCOBYnya dari kerabat saya,…
yang saya tanyakan kalau saya dah buat teh SCOBYnya cara minumnya gmana?
apakah 1 liter air tau dicampur lagi pake air putih
trus saya mau nanya saya baru mau buat teh SCOBYnya tapi toples kaca saya besar dan tinngi gm cara pembuatanya lau toplesnya besar?
ni pertanyaan terakhir
kalau fermentasinya lama kira-kira 7 bulan tau sampai 1 tahun,…..apakah berbahaya bagi tubuh kita?
tolong dijawab ya ni penting buat saya karena saya mau buat secepatnya!!!
tkhs
Halo Pak Hendrik,
Terima kasih sudah mampir di http://indokombucha.wordpress.com.
Untuk cara pembuatan Teh Kombucha, bapak bisa pelajari disini:
http://indokombucha.wordpress.com/2009/12/28/cara-membuat-teh-kombucha/
Bagaimana pun kapasitas wadahnya, prinsipnya adalah: Tambahkan air Teh Kombucha yang sudah jadi sebagai starter sebanyak 10% dari total kapasitas air teh yang baru.
Dan untuk cara minumnya, bapak bisa lihat disini:
http://indokombucha.wordpress.com/2009/12/29/dosis-minum-teh-kombucha/
atau disini:
http://indokombucha.wordpress.com/important/
Tapi kalau nanti sudah terbiasa minum Kombucha, Anda bisa mengabaikan aturan-aturan main yang terlalu kaku tersebut. Minum saja sesuka hati.. Saya bangun tidur pagi sering minum Teh Kombucha dingin (dari kulkas) 1 gelas. Rasanya segar sekali.. Dan kalau stock Teh Kombucha sedang banyak, saya bisa habis 1 liter sehari
Fermentasi 7bulan s/d 1 tahun tentu saja sudah tidak bisa diminum lagi karena sudah berubah menjadi cuka. Tapi tetap bisa dipakai sebagai starter atau digunakan sebagai dressing salad, campuran juice, sebagai stock Starter Teh Kombucha.
Bapak bisa lihat kegunaan lain Teh Kombucha disini:
http://indokombucha.wordpress.com/2010/01/08/manfaat-lain-jamur-kombucha-1/
http://indokombucha.wordpress.com/2010/04/18/kombucha-non-alkohol/
Selamat bereksperimen
pak tks,sangat membantu jawabannya.Saya mau nanya lagi?
1. Pak saya tdk menegrti apa sih itu starter,,,,..maaf soalnya saya masih newbie….?
2. Pak apakah meminum kefir bening dan teh kombucha dapat berganti-ganti?
tkhs.
Starter itu adalah teh Kombucha yang sudah ‘jadi’ (sudah melewati masa fermentasi minimal 8 hari atau lebih: sampai 1-2 tahun – sudah jadi cuka).
Air ini yang nantinya akan memfermentasi teh manis.
Jadi kalau bapak nanti bikin 2 liter, kasih air starternya 10% (200ml) dan lakukan fermentasi 8-12 hari.
Kalau sudah siap panen, bapak sisihkan dulu 10%nya untuk nanti bapak bikin lagi. Begitu seterusnya pak. Pokoknya menganut sistem perpuluhan pak
Saya sendiri nyimpan air starter beberapa liter sampai hampir 1 tahun. Dia tidak akan rusak (selama tidak terjangkiti oleh jamur) dan memiliki banyak fungsi.
Minum berganti-ganti dengan kefir tidak ada masalah koq pak. Kedua-duanya bagus untuk kesehatan. Malah gabungan kedua minuman ini dipakai untuk terapi AIDS di Amerika.
Semoga bisa membantu
pak saya mau nanya kalau minum teh kombucha kata teman saya bisa kurus,apa benar?nah lau saya sudah kurus minum teh kombucha bisa tambah kurus,ya pak?apa kefir bening juga sama dampaknya?lalu gm tips minum teh kombucha dan kefir bening agar tidak kena efek agar tdk mengurangi berat badan?tkhs
Pak Hendrick,
Memang benar teh Kombucha bisa digunakan untuk metode diet. Tapi bukan berarti setelah rutin minum Kombucha, kemudian otomatis badan kita jadi kurus dan yang kurus akan semakin kurus.. Mungkin cara kerjanya lebih tepatnya disebut “menyeimbangkan berat badan agar ideal”.
Cara kerja teh Kombucha ini sebenarnya mengembalikan seluruh fungsi-fungsi organ tubuh kita agar kembali menjadi normal dan bekerja maksimal dengan detoks (mengeluarkan racun dari dalam tubuh). Mengenai Detoks ala Kombucha, Bapak bisa pelajari disini…
Terus terang untuk saya kurang memperdalam ilmu Kefir, tapi saya rasa cara kerjanya sama. Tidak perlu khawatir berat badan Bapak akan turun setelah mengkonsumsi Teh Kombucha & / Kefir. Silahkan Bapak minum teh Kombucha dan berolah raga secara teratur. Niscaya berat badan Bapak akan seimbang / proporsional.
Dear Indo Kombucha :
Tkhs atas jawabannya sangat membantu sekali,sekarang saya jadi tdk takut minum teh kombucha dan kefir bening lagi,atas perhatiannhya saya ucapkan tkhs.
Terima kasih kembali..
Senang bisa membantu
wah.. sy kira pk arsenya gk mau bales sampe kwatir sy untung saja di bales hehe..
ini ad prtanya’n lg pk, pd pembuatan2 jamur scoby sy sbelumnya blm pernah sy ngalamin kayak ini pk arsen :
baru2 ini aj y pk arsen tiap kali saya mbikin teh jamur scoby itu stelah 2 atw 3 minggu gtu ya mesti d kain pnutup toples sy slalu ad saja di tumbuhi semacam jamur gtu pk.. sy sendiri jg tdk tau itu jamur ap’n hanya menyelubungi membentuk bulat di tengah2 kain penutup toples sy yang atasmm, dan bentuknya itu seperti kapas namun jarang-jarang sdikit skali hanya saja membentuk membulat di atas kain tengah2 pembungkus toples yang sy kasi pembatas karet untuk menutup toplesnya biar rapat, padahal jg kainnya itu kain bersih habis di cuci…
itu di sebut jamur ap’n pk arsen??
apakah jamur tersebut jg mempengaruhi jamur scoby buatan sy atw tidak?? soalnya sy liat jamur scoby sy masi normal2 saja pk, tidak ad bercak2 putih di prmuka’n jamur scoby sy, baik warnanya jg normal2 saja kadang brwarna coklat teh, terkadang pula kuning2 asam
dan 1 lg pk.. apakah penyebab timbulnya jamur tersebut di atas permuka’n kain penutup toples sy??
trima kasih mohon bantuanya pk..
Wah..wah.. Anda harus extra hati-hati jika sudah ada jamur / mold!
Coba Anda perhatikan lingkungan sekitar, apakah:
1. Sirkulasi udara cukup baik? KARENA kombucha membutuhkan udara yang bersih.
2. Apakah ruangan lembab? KARENA jamur mudah tumbuh di daerah yang lembab. Jika ya: pindahkan tempat penyimpanan wadah fermentasi ke ruangan lain!
3. Apakah ruangan kotor? Berdebu? Jika ya.. Anda harus membersihkan semuanya itu.
4. Apakah ada tempat sampah dalam ruangan tersebut? Jika ya, pindahkan.. entah tempat sampahnya atau wadah fermentasinya.
5. Apakah Anda menyimpan buah-buahan / umbi-umbian seperti kentang / ubi? Jika ya.. segera pindahkan, KARENA buah / umbi mengundang lalat buah. Hasil gigitan / tempat menyimpan larva dari lalat buah di buah-buahan akan segera membusuk dan tertumbuhi jamur ini (jamur yang sama dengan yang tumbuh di atas permukaan kain) Baca penjelasannya disini…
Anda harus extra hati-hati dalam membuka kain penutup, karena spora sangat-sangat mudah jatuh dan menempel di bayi Scoby. Jika sudah jatuh, jamur akan segera tumbuh dan merusak Scoby Anda. Kalau sudah begini, Anda harus buang semua air yang ada beserta Scoby-nya (dan juga scoby biangnya!); Cuci bersih wadahnya pakai sabun dan dibilas air panas berkali-kali, dan terakhir lap menggunakan alkohol 70%
Karena Scoby rentan kena Mold, maka sangat bijaksana untuk selalu menyimpan cadangan scoby & teh yang sudah jadi di tempat terpisah dan tertutup rapat. Kami menyebutnya sebagai “Hotel Kombucha”
Kenapa bisa tumbuh jamur? Jawabannya udah ada di antara point 1-5 bagian “Karena…” (makanya sengaja saya tulis dalam huruf kapital).
Semoga informasinya membantu
mau tanya, kalo udah bikin kombucha trus mau dimasukin botol, biar bisa awet (mau dibawa sodara ke Purwokerto), baiknya di didihkan atau cukup pasterusasi saja?
kemaren saya coba di pasteurisasi, tapi baru 2 hari saya dihubungi teman saya, katanya ada endapan di teh kombucha-nya. apakah itu normal (tidak mengganggu kesehan) atau sebaiknya dihilangkan??
jika perlu dihilangkan, bagaimana caranya??
mohon informasi nya.
makasih… ^_^
Ibu Lina,
Terima kasih atas kunjungannya ke http://indokombucha.wordpress.com
Pertama, sebenarnya saya tidak merekomendasikan untuk pasteurisasi karena bakteri yang menguntungkan tubuh akan mati. Tapi memang jika untuk tujuan tertentu, misal: mengurangi kadar alkohol dalam Kombucha – karena haram, itu lain soal.
Pada dasarnya teh kombucha itu awet. Dia bisa bertahan sampai sekitar 2 tahun. Tapi masalahnya adalah kalau hendak dikirim via paket, botolnya bisa meledak karena tekanan gas dari soda. Salah satu pemecahan – apalagi kalau dibawa sendiri, bukan via paket – adalah:
1. Mengisi penuh wadah oleh teh kombucha. Usahakan jangan sisakan udara dalam wadah. Langkah ini diambil supaya mengurangi guncangan dalam botol dan mengeliminasi soda.
2. Sewaktu-waktu, buka wadah untuk membuang tekanan udara. Ini akan menjamin wadah tidak akan meledak.
Endapan setelah pasteurisasi bisa terjadi karena ragi & bakteri yang mati akan turun dan mengumpul di bawah. Kalau ingin disaring, dapat menggunakan kain / saputangan yang berlapis-lapis. Ini pun hanya mengurangi, tidak dapat membuat jernih 100%. Agar mendapatkan hasil 100% jernih: biarkan selama beberapa hari sampai endapan turun / dianggap sudah jernih, baru ambil airnya & buang endapannya.
oia, sebelumnya, teh kombucha itu udah disaring dulu, biar ga kebawa serat2nya. sebaiknya di saring atau tidak usah ya pak??
mohon info-nya, sy sangat tertarik dengan kombucha
makasih…
=D
Serat-serat itu sebenarnya adalah ragi. Diminum pun nggak apa-apa sih.. cuma sebagian orang malas dengan tampilannya, apalagi meminumnya :p
Bisa saja serat-serat itu disaring menggunakan kain / saputangan berlapis, biar tampilannya lebih bagus
Semoga informasinya berguna
makasih banyak info nya pak… =D
saya mau nanya lagi, teh kombucha itu tahan 2 tahun dalam kondisi seperti apa? apa perlu di taro di kulkas terus atau ga boleh kena sinar matahari biar awet?
oia, tujan pasteurisasi itu tadinya biar awet kombucha-nya, hehehe…
ternyata kombucha bisa tahan 2 tahun ya…..??
baru tau nih, hehe,,,,
thanks a lot for your information…
Sebaiknya memang masuk dalam kulkas sih.. Tapi di suhu ruangan pun asal nggak kena sinar matahari, oke-oke aja.
Pak., kok jamur kombuchanya gede +tebal banget. Mau dong pak dikasih tau cara buatnya.., keren>>> ^_^
Hi Mas Agus,
Nggak ada rahasia-rahasiaan dalam membuat Scoby setebal ini.. Sengaja saya mau membuat Cuka Kombucha, jadi saya fermentasi sampai 3 bulan (atau 5 bulan ya? lupa..)! Jadi selama itu saya nggak apa-apakan wadahnya.. Ya inilah dia hasilnya… Scoby setebal 5cm, diameter 25cm dan berat 1.7kg. Sebuah Record untuk saya pribadi, hehehe…
sore pak arsen,
saya punya bbrp pertanyaan dari teman2 saya ttg kombucha:
1. bisakah kombucha utk penderita asam lambung tinggi?
2. wanita hamil muda memang tdk boleh mengkonsumsi kombucha, nah bagaimana dengan wanita hamil tua? karena kombucha jg mengandung asam amino yg jg dibutuhkan wanita hamil …
terimakasih jawabannya pak, ditunggu segera…
Halo Bu Yulva,
Kayaknya di belakangnya bu Yulva banyak barisan yang penasaran tentang Kombucha nih..
Saya coba jawab ya..
1. Kombucha bisa untuk penderita asam lambung tinggi. Walaupun Teh ini sifatnya Asam, tapi ternyata baik untuk penderita maag dan asam lambung tinggi. Justru dengan mengkonsumsi Teh Kombucha secara kontinyu, asam lambung akan menjadi stabil. Hanya saja, untuk pertama kali minum harus dalam jumlah yang sedikit dahulu dan perhatikan reaksi tubuh. Jika bermasalah, kurangi dosisnya. Jika tidak ada reaksi apa-apa, dosisnya bisa ditambah secara bertahap setiap beberapa hari sekali.
2. Sebenarnya jika seseorang sudah terbiasa minum Teh Kombucha, maka wanita hamil muda / tua / sedang menyusui pun boleh mengkonsumsi Teh Kombucha. Yang saya sebutkan tidak boleh disini adalah untuk yang belum pernah mencoba. Kami tidak ingin mengambil resiko atas reaksi yang mungkin akan dialami oleh sang ibu atau sang bayi. Asam Amino bisa diambil dari makanan yang lainnya koq.. Jadi,hemat saya: sebaiknya kita ambil langkah yang bijaksana
iya nih, pak… banyak yang tertarik… apa lg setelah saya kasih artikel dr pak arsen..
oh ya pak boleh nanya lagi ya… kalau utk 2 liter air teh manis strarter yang dibutuhkan 200ml khan ya, nah bgmn dengan jamur scoby nya, berapa besar yang diperlukan utk 2 ltr air teh manis…. (mau mulai produksi rada banyak nih pak, soalnya teman2 pada belum mau fermentasi sendiri, maunya minum teh hasil panen fermentasi saya
Kalau mau produksi untuk teman-teman dan keluarga, saya sarankan pakai Scoby yang berdiameter 25cm, jadi bisa bikin sampai 10 liter sekaligus. Soalnya gini bu: bikin Teh 2 liter, fermentasi minimal 1 minggu. Itu berarti 200 ml hanya untuk 9 orang (karena yang ke-10 buat bikin yang baru), dan kalau ada teman mau minta tambah harus nunggu lagi 1 minggu
.. )
Beda dengan produksi 10 liter, ibu bisa pakai guci keramik untuk air galon! Selain bisa produksi dalam jumlah cukup banyak, cara pembuatannya jauh lebih simpel: Setiap kali pengambilan, misalkan 5 liter, langsung bikin lagi teh 5 liter dan langsung tuangkan ke guci. Dalam waktu 3-4 hari Teh sudah bisa dipanen lagi.. begitu seterusnya, jadi teman-teman dan keluarga bisa mengkonsumsi lebih puas..
(kalau saya sendiri di rumah, untuk konsumsi sekeluarga saja saya pakai 3 buah guci keramik
aih.. itu sepertinya kebanyakan deh pak… saya sendiri baru pemula, belum PD produksi sebanyak itu dan belum punya scoby sebesar itu, scoby saya baru ada yang setebal 2cm diameter 10 cm, hehehe… rencananya baru mau produksi 4 liter dulu….bisa khan ya pak utk 2 liter pake scoby sebesar itu? Tapi saran bapak layak dicoba kalau memang permintaan teman2 meningkat…. thanks a bunch pak …. jangan bosan ya pak kalau saya tanya-tanya melulu…:)
Bikin TK 2 liter pakai scoby sebesar itu bisa koq. Jangan lupa tambahkan teh biang (yang sudah asam) minimal 10%nya.
Jangan sungkan untuk bertanya Bu.. Makin sering mencoba menjawab, saya juga semakin banyak tahu koq, jadi Win-Win Solution
wah kalau begitu saya mau tanya lagi deh…
1. ketika nanti saya panen, apakah botol kacanya harus dicuci dulu sebelum diisi teh yang baru atau boleh langsung dipakai lagi, apakah akan mempengaruhi hasil fermentasi?
2. beberapa kali ketika mulai ada sedikit mold di permukaan baby kombucha saya, saya penasaran ingin mencoba rasa teh nya dengan sedotan, apakah ada efek sampingnya jika meminum teh yg terkontaminasi mold? kalau moldnya membesar akhirnya saya buang semua termasuk mother culture nya, apakah itu sdh benar? atau hanya air teh dan baby kombucha nya saja yg dibuang krn mother culture nya kdg msh bagus dan berwarna putih
2. bagaimana cara aman membawa scoby kombucha bepergian, krn saya berencana membawa scoby ke rmh ortu dan mertua yang terletak di luar kota?
udah dulu pak takut kebnyakan…:)
thanks…
Saya jawab ya..
Sebelum Anda sampai ke rumah mertua, biasanya paket datang lebih dulu.. Kasus serupa bisa Ibu lihat di http://www.facebook.com/indokombucha tanggal 30 September 2011; Paket ke Jakarta (sudah berangkat) saya cancel dan saya kirim paket baru ke Indramayu untuk mertuanya.
1. Sebenarnya kalau kita yakin botolnya bersih dari debu, bisa saja langsung kita isi ulang lagi pakai teh yang baru. Saya pun baru mencuci guci galonan setelah beberapa kali isi ulang teh. Nggak akan mempengaruhi hasil fermentasi koq..
2. Nah ini.. mold adalah musuh terbesar Scoby Kombucha! Kalau sekali kena mold, walaupun kita bersihkan bagaimana pun, pasti akan tumbuh lagi! Jadi, walaupun sayang (pastinya..) karena scoby-nya masih putih, lebih baik buang saja bersama dengan teh fermentasinya. Cuci wadahnya dengan sabun + antiseptic & bilas bebeberapa kali sampai benar-benar bersih dan bau antisepticnya hilang, keringkan, baru dipakai lagi. Icip-icip teh yang sudah kena mold sih ga apa-apa, tapi jangan dimininum semua. Efek sampinya? Terus terang saya nggak tau pasti.. Tapi logikanya: kalau makan sesuatu yang sudah ditumbuhi jamur, pasti bersiko sakit khan? Better Safe than Sorry..
BTW, Saya paling nggak tega buang Scoby ke tempat sampah – apapun alasannya.. (kena jamur / sudah lapuk / coklat dll). Jadi kalau saya sih biasayanya saya blender / potong kecil-kecil lalu saya jadikan pupuk tanaman. Terakhir saya mengubur sekitar 9 kilo Scoby untuk jadi pupuk! (http://www.facebook.com/indokombucha tanggal 28 September 2011) Beberapa hari kemudian pohon mangga saya langsung bertunas di semua cabang2nya
3. Membawa Kombucha bepergian memang beresiko.. Apalagi kalau menggunakan pesawat terbang! Kalau kita simpan dalam botol yang tertutup rapat, tutup botolnya cenderung bocor atau terlempar (bahasa sundanya: Ngacleng..:D ). Atau bahkan sampai botolnya yang pecah. Cara amannya adalah secara reguler membuka tutup botol supaya tekanan yang berlebih dari soda bisa keluar. Kebayang deh kalau botolnya disimpan di bagasi pesawat.. bisa di blacklist deh! Cara yang paling aman: Percayakan pengiriman paket oleh-oleh untuk Mertua ke Indo Kombucha
Silahkan bebas bertanya sepuas-puasnya. Selama saya masih capable untuk menjawab, pasti saya jawab ~ Ini Komitmen dari Indo Kombucha
Siang Pak , saya mau tanya Scoby yang bapak punya kan bentuknya bagus , apakah hal tersebut karena dibentuk ?
saya masih pemula, baru dikasih bibitnya (masih berupa lempengan tipis sebesar tutup gelas) lalu saya pelihara di toples yang lumayan besar dan saya sudah panen sekali dimana scoby yang saya punya jadi melebar,selebar toples dan tipis sekali (sekarang jadi seperti serabi solo , tengahnya tebal)
Halo Mba Tanti,
Dia akan mengikuti bentuk dari wadah..
Scoby pada dasarnya sama saja.. yang saya punya standar juga koq
Cuma memang saya membuat lebih lama fermentasinya, karena memang tujuannya adalah membuat Scoby yang tebal. Airnya sendiri sudah pasti sangat asam & tidak bisa dikonsumsi.
Silahkan pelajari artikel-artikel yang sudah tersedia dalam blog ini. Apabila ada pertanyaan, jangan sungkan untuk menanyakannya pada kami
Selamat malam pak, saya punya kombucha tapi tidak terurus, tersimpan didalam lemari makan sekitar 6 bulan. Kondisi scobynya tebal tapi berwarna coklat tua. Pertanyaan saya apakah scoby ini masih layak untuk dipelihara?
Selamat malam Pak Bambang,
Memang benar Scoby Kombucha punya batas usia. Tetapi saya tidak bisa mengetahui apakah Scoby Bapak masih produktif / tidak.
).
Satu pertanyaan dahulu untuk Bapak: apakah di permukaan scoby masih mulus? (tidak ditumbuhi jamur berwarna putih/cream/hijau/coklat/hitam) Kalau sudah tertumbuhi jamur, lebih baik buang saja pak..
Kalau masih mulus, Bapak bisa mencoba satu hal sebelum mencoba fermentasi: Apakah scoby-nya sudah rapuh (kalau ditekan langsung hancur), tidak kenyal seperti biasanya ? Kalau jawabannya ‘Ya’, berarti memang sudah tidak produktif dan lebih baik dijadikan pupuk tanaman (daripada dibuang..
Kalau masih kenyal, coba bapak lakukan fermentasi. Kalau setelah 7 hari baby scoby-nya masih sangat tipis (warnanya belum memutih, masih agak transparan) dan rasa teh-nya masih manis berarti juga Scoby-nya sudah tidak produktif.
Informasi lainnya bisa Bapak baca disini:
http://indokombucha.wordpress.com/2010/08/14/expired-kombucha/
Semoga jawabannya bisa dimengerti
slamat malam pak,
saya newbie nih dlm dunia kombucha,yg saya mau tanyakan :
1.bolehkah air teh kombucha yg di dalam toples kita ambil langsung diminum,??
2.apakah jamur kombucha dapat berkembang di dalam tubuh setelah kita langsung minum..???
terima kasih pak…GBU
Selamat malam Pak Paoell,
Bersyukur jadi newbie pak.. jadi bisa banyak tanya
1. Air Teh kombucha dalam toples boleh kita minum, asal saja umur fermentasinya minimal 7 hari. Kalau belum berumur 7 hari, khasiatnya belum maksimal. Tapi kalau saya lebih cenderung untuk memindahkannya dulu ke botol kaca, simpan dalam kulkas selama 2-3 hari baru dikonsumsi. Selain lebih nikmat karena sudah dingin, sodanya pun akan lebih banyak.
2. Sebenarnya ini hanya mitos saja pak. Jamur/Scoby Kombucha maupun Teh Kombucha tidak akan berkembang dalam tubuh kita karena akan segera hancur oleh asam lambung dan segera dicerna oleh usus, dan sisanya keluar melalui tinja/air seni.
Demikian informasinya pak, semoga bermanfaat
selamat malam Pak
untuk mendapatkan jamur yang setebal punya bapak 1-2 cm itu butuh berapa hari pak ?
jamur saya kok tipis ya pak dah hampir satu bulan tebalnya berkisar antara 0.4 – 0.5 cm saja
apakah ada yang salah dengan cara pengembangbiakan jamurnya? saya sudah ikuti cara membuat jamur kombucha seperti di blog bapak
terima kasih
Selamat malam Pak Ichwan,
Memang pertumbuhan Scoby terkadang lambat.
Saya pun mengalami hal yang sama. Fermentasi yang saya lakukan untuk mendapatkan jamur sampai setebal itu bisa sampai 3 bulan.
Apabila ingin cepat tebal bisa dilakukan trik ini, yaitu: Menaburkan gula di permukaan baby scoby secara merata setiap 2 hari sekali!
Dengan demikian, baby Scoby mendapatkan makanan tambahan dan akan jauh lebih cepat tumbuhnya dan cepat menebal.
Demikian trik-nya, semoga bermanfaat
selamat malam Pak
untuk mendapatkan jamur yang setebal punya bapak 1-2 cm itu butuh gula.
1. saya mou tanya berapa manis untuk kapasitas 2 liter ? selain Menaburkan gula di permukaan baby scoby ? supaya lebih gampang.
2. berapa lama masa frementasi ya apakah sama ?
3. apakah pakai botol yang ada keran ya masih bisa di gunakan untuk tempat frementasi ya karena kran air ya berbahan plastik? masih bimbang mohon penjelasan ya.
terima kasih
Selamat Malam Pak Richard,
Saya coba jawab ya..
1. Kalau tujuan Bapak memfermentasi adalah untuk menebalkan Baby Scoby, yang pasti Bapak tidak akan mengkonsumsi air Tehnya, karena sangat asam nantinya. Air tehnya butuh berapa banyak? Ya normal2 saja pak, seperti Bapak bikin teh manis biasa. Nah, kadar kemanisan setiap orang khan beda-beda ya? Patokan saya adalah: menurut saya Teh kemasan botol buat saya itu terlalu manis, jadi saya buat lebih sedikit gulanya daripada itu.
2. Biasanya untuk setebal itu saya fermentasi 2-3 bulan. Kalau ingin tebal ya memang dibantu dengan menaburkan gula diatas permukaan scoby Kombucha.
3. Botol yang ada kerannya bisa dipakai pak, tapi tolong prioritaskan botolnya yang terbuat dari kaca. Keran memang terbuat dari plastik. Jadi kalau mau ambil air tehnya, buang dulu sedikit saja, baru kemudian diambil airnya.
Demikian informasinya pak, semoga bisa dimengerti
selamat malam, terima kasih sebelumnya ,
1. saya masih ingin tahu kalau saya ingin menggunakan botol kaca yang ada kran ya, apa tidak pengaruh untuk teh ya ?, apa akan teroksidasi kah air teh tersebut?
2. maksud dari buang air ya sedikit saja, baru kemudian diambil airnya.kenapa ? tolong di jelaskan ?
3. kalau saya ingin menggunakan botol kaca kapasitas 10 liter bisakah menggunakan jamur ukuran 20 cm tebal 0,5 cm, dan air starter 2 liter?
tolong di bantu terima kasih.
Saya coba jawab pak..
1. Untuk botol kaca tidak akan teroksidasi. Kaca adalah wadah yang paling aman untuk memfermentasi Kombucha
2. Kran biasanya terbuat dari plastik. Kalau ingin memastikan bahwa teh yang kita minum tidak teroksidasi, maka sebaiknya buang dulu sedikit air yang diam di sekitar kran. Baru sesudahnya kita konsumsi. Tapi terus terang, saya pribadi pun jarang melakukan ini karena ‘sayang’.. hehehe.
3. Bisa pak! Karena prinsip dasarnya adalah air starter minimal 10% dari total air teh yang akan kita fermentasi. Jamurnya pun ini besar koq. Pasti mantap hasilnya pak!
Selamat mencoba
selamat pagi, pak saya ada pertanyaan:
1. penaburan gula di atas jamur, supaya bisa tebal 1 cm perlu berapa banyak gula untuk jangka waktu 2 hari? apa hanya secukup ya !, tolong di berikan contoh ya.
2. tebal ya jamur dan besar ya apakah ada pengaruh untuk mempercepat proces fermentasi ? dan apakah air stater ya yang lebih pengaruh?
3. pak saya ingin buat kombu coffee bahan kopi yang bagus apa ? apakah pembuatanya masih sama menggunakan metode sebelum ya?
terima kasih sebelum ya,
Maaf terlambat mereply-nya pak.
1. Penaburan di permukaan scoby nggak usah terlalu banyak pak, asal ada & rata saja. Nanti gulanya akan mencair sendiri dan kemudian akan dikonsumsi oleh si Baby Scoby.
2. Dua-duanya sangat berpengaruh pak. Kalau terlalu sedikit, teh akan keburu basi sebelum sempat difermentasi.
3. Kopi yang bagus menurut saya adalah yang dari kopi yang di-grind langsung; apapun merknya. Jangan menggunakan kopi sachet karena kandungan kopinya cuma sedikit, sisanya essence.Metodenya sama saja pak dengan pembuatan teh.
selamat pagi pak,
1. kemarin saya sudah tabur tapi kebanyakan sampe tumpah apakah ada pengaruh tidak bagi perkembangan jamur ya ?, sekarang makin banyak gelembung ya, umur jamur baru 12 hari .
2. di lapisan baby kombu ya ada bintik 2x putih tapi merata , apakah ada jamur atau bukan ? biasa ya lapisan bening halus !
Wah, lebih baik diambil lagi gulanya pak. Perkembangannya baik atau tidaknya saya nggak tau. Tapi saya punya prinsip: yang kelebihan itu biasanya nggak baik..
belum dijawab nomor 2..
Apakah gambarnya seperti di foto ini?
http://indokombucha.wordpress.com/2010/04/09/musuh-kombucha/
Kalau iya.. dengan berat hati saya katakan: itu adalah jamur (mold).
Lebih baik baby kombuchanya dibuang beserta air2nya.. Dan biangnya dicuci bersih beberapa kali sampai bau dari mold-nya hilang..
selamat pagi pak,
pak saya lagi, mohon di bantu:
1. saya membuat teh kombucha bahan dasar daun teh hijau / hitam, saya ganti dengan teh daun jati apakah bisa di komsumsi ?
2. apakah botol kaca bekas sirup dengan ujung besi yang dalam ada lapisan plastik ya, bisakah di jadikan tempat penampungan untuk hasil fermentasi ya teh tersebut ?
terima kasih sebelum ya
selamat siang ,
pak, saya menggunakan guci untuk galon, bila di isi 10 liter setelah di fermentasi selama 2 minggu dan di ambil hasil ya sebanyak 5 liter, lalu di isi kembali sebanyak 5 liter dengan yang baru.
1. apakah masa fermentasi bisa lebih cepat dari yang pertama ?
2. kalau bisa lebih cepat mengapa demikian ?
3. lapisan jamur yang di hasilkan pasti tipis kan ?
4. apakah baby kombu ya gak usah di pisahkan sekaligus di fermentasikan lagi ?
terima kasih , sorry sebelum ya jika banyak bertanya !
Langsung saya jawab ya pak..
1 & 2. Ya betul pak, hasilnya akan lebih cepat dari yang pertama. Mengapa? Karena yang pertama itu biangnya 10% perlu waktu untuk mengolah 90% air teh manis. Kalau sekarang 50% biang mengolah 50% air teh manis, tentunya waktu yang diperlukan akan lebih sedikit. Mungkin sekitar 4 hari sudah bisa dipanen.
3. Ya pak, hasilnya tentunya akan sangat tipis.
4. Nah, enaknya kalau pakai guci itu disini pak. Kami menyebutnya ‘Continuous Brewing’. Setelah dipanen 1/2nya, bapak bisa langsung mengisi yang baru tanpa harus mencuci terlebih dahulu. Biarkan saja baby kombuchanya bertumpuk-tumpuk. Toh yang kita pentingkan disini adalah airnya.
Demikian informasinya pak..
Pak Richard,
1. Terus terang saya belum pernah mencobanya pak.. Mungkin Bapak mau coba dulu dan bisa sharing pengalaman dan khasiatnya disini? hehe…
2. Bisa pak!
selamat pagi pak,
saya ada pertanyaan:
1. dalam metode Continuous Brewing ,apakah air teh yang baru bisa langsung di masukkan tanpa mengambil sisa yang 50 % ya ?
2. apakah jamur ya harus di angkat dulu atau tidak ?, ada pengaruh tidak pada jamur ya bila langsung di tuang air teh yang baru ?
3. apakah di dalam metode Continuous Brewing di fermentasikan selama 2 minggu khasiat ya akan lebih bagus ?
terima kasih.
1. Bisa pak, Continuous Brewing itu, berapapun hasil yang diambil, bisa langsung di-refill dengan yang baru dan dalam beberapa hari bisa langsung dipanen kembali. Perhitungannya kira-kira: apabila 10% starter mengkonsumsi 90% teh manis, perlu minimal 7 hari. dan 50% starter mengkonsumsi 50% teh manis perlu minimal 4 hari.
2. Jamur yang baru nggak usah diangkat. Langsung isi dengan teh manis saja, jadi yang kita fokuskan disini adalah airnya, bukan baby scoby-nya. Jadi tumbuhnya berlapis-lapis tipis nggak masalah.
3. Kalau difermentasi selama 2 minggu hasilnya adalah akan lebih asam. Mungkin rasanya mendekati cuka. Dari sisi khasiat sama saja pak.
selamat sore pak ,saya mou tanya bila mana teh kombucha ya saya ingin jadi kan cuka tapi menggunakan botol kaca di tutup rapat dengan tutup dari bahan stainles stell apakah bisa ?, ada pengaruh tidak dengan proses frementasi ya?berapa waktu yang di perlukan apakah 1 bulan cukup ?.
terima kasih sebelum ya.
Untuk menjadi cuka, proses fermentasi perlu udara yang cukup. Jadi kalau ditutup rapat, 1 bulan tidak cukup untuk menjadikannya cuka. Lebih baik bapak fermentasi dulu dengan tutup wadah yang cukup ditutup oleh kain. Setelah 1 bulan baru disimpan dalam botol kaca & ditutup rapat.
Karena Cuka Kombucha ini menghasilkan soda, maka beberapa hari sekali tutup nya harus dibuka untuk melepaskan udara yang dihasilkan. Pernah ada kejadian di luar negeri, botol kacanya sampai pecah karena tidak kuat menahan tekanan gas yang dihasilkan Cuka Kombucha.
Demikian penjelasannya pak, semoga dapat dimengerti
selamat pagi pak, semua penjelasan pak arsen sangat menarik bagi saya .jadi saya sangat berterimakasih kepada bapak bisa bertanya.
1. tetapi pak saya masih bingung kenapa dalam fermentasi jamur saya banyak gelembung udaranya jadi bentuk jamurnya jadi gak mulus banyak gelembung di bawah jamur ya? bisa di jelaskan dari pengalaman bapak.
2. dari pengalaman saya pertama kali cuma menggunakan starter yang 2 minggu tetapi gelembung udaranya dikit jamur lumayan tebal 0.5 cm sekarang saya coba dengan starter yang 1 bulan malah lebih banyak gelembung gas ya kenapa bisa begitu ?
terima kasih. mohon di bantu
Mari kita bahas masalah gelembung-gelembung
Pada dasarnya, Teh Kombucha itu menghasilkan gas Karbondioksida. Darimana karbondioksida ini? Dari Gula yang difermentasi oleh ragi!
Apakah dengan semakin banyak gula akan semakin banyak gelembung? Secara teori ya! Tapi kenyataannya nggak selalu begitu..
Dan Inilah indahnya kalau kita melakukan fermentasi ..
Kadang-kadang hasilnya muluus banget, kadang tampilannya menjijikan! kadang bertekstur seperti jalanan renjul, kadang bergelembung kecil-kecil di banyak tempat, kadang gelembungnya menyatu sampai mengangkat baby scoby! Kadang hasil airnya jernih, kadang koq jadi keruh..
Kenapa bisa begitu? Kenapa berbeda-beda?
Jawabannya adalah: karena kita sedang membentuk sebuah koloni yang HIDUP! Kita tidak bisa mengatur bagaimana jalannya hidup si Bakteri.. semaunya dia saja.. Bagaimana tumbuhnya saja.. Seperti anak bayi, koq rambutnya jadi ikal/keriting/pesek/mancung/ada lesung pipitnya.. padahal bapak/ibunya nggak (mungkin nurun dari kakek/neneknya) dsb, dst..
Jadi, silahkan.. nikmati saja pertumbuhan baby scoby-nya.. Perhatikan dengan seksama hari demi hari bagaimana si mahluk hidup ini tumbuh.
Apapun hasilnya.. semuanya itu membuat tubuh kita menjadi sehat