Gangguan Pencernaan, Atasi dengan Kombucha
Tribun Timur / Ihsan Mustakim, Minggu, 15 Maret 2009

Kombucha adalah minuman yang pembuatannya diproduksi dari larutan teh dan gula menggunakan starter mikroba Acetobacter xylinum dan beberapa jenis jamur dan difermentasi selama 8-12 hari. Olehnya itu, kombucha disebut juga dengn the jamur.
Meskipun mengandung mikroba, namun minuman ini ternyata baik untuk kesehatan saluran pencernaan, karena kandungan antibiotik dan asam laktatnya mampu menghambat pertumbuhan mikroba terutama mikroba yang menyerang saluran pencernaan.
Produk minuman ini telah ada sejak beribu-ribu tahun yang lalu. Dan dari hasil fermentasi tersebut terdapat beragam zat-zat yang berguna bagi kesehatan. Di antaranya adalah asam glukoronat, asam laktat, asam malat, asam oksalat, vitamin, asam amino, antibiotik.
Asam glukoronat yang dihasilkan dari proses fermentasi kombucha berguna untul meningkatkan kekebalan tubuh dari infeksi dan serngan beragam penyakit. Asam ini juga mampu menetralisir tubuh dari beragam zat-zat beracun.
Gangguan pencernaan disebabkan salah satunya karena pola makan yang tidak teratur serta makan yang masuk ke dalam tubuh mengandung bahan yang tidak cocok dengan kondisi pencernaan atau karena faktor kebersihannya.
Untuk itu, pilihan makanan yang tepat harus dilakukan sebelum sejumlah gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, atau pun nyeri lambung menyerang dan mengganggu segenap aktivitas yang sedang di jalankan. (cr1)



















